Jumat, 27 Januari 2012

LAPORAN PENGAMATAN KUNJUNGAN DI PT.SINAR SOSRO


BAB 1
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Memahami  produk-produk asli bangsa indonesia merupakan suatu modal besar setiap anak bangsa untuk meningkatkan kualitas individu dalam upaya peningkatan kualitas SDM indonesia seutuhnya. Bahkan tidak sedikit  produk-produk asli indonesia yang sudah terkenal di manca negara. Hal tersebuat yang melatar belakangi dilaksanakannya kegiatan excursion untuk kelas 2 di lingkungan SMP K 2 HARAPAN.

1.2   Perumusan Masalah
1.2.1          PT.SINAR SOSRO

Ø  Lapan pertama kali PT SOSRO berdiri?
Ø  Di manakah alamat kantor pusat PT .SOSRO ?
Ø  Apa alasanya memilih nama PT.sosro?
Ø  Siapa memimpin pt sosro pertama kali dan siapa pemimpin yang sekarang ?
Ø  Pada tahun berapa pt sosro membuka cab. Di bali dan siapa pemimpin cab. Di bali ?
Ø  Apa alasan memilih kawasan gianyar ?
Ø  Di mana memperoleh daun the ?
Ø  Bagaimana criteria kawasan di bali bisa ditanami tanaman teh dapat tumbuh dengan baik ?
Ø  Apakah kawasan  di bali bisa di Tanami tanaman teh?
Ø  Bagaimana standar  daun the yang di olah ?
Ø  Bagaimana proses sebelum daun teh diolah?
Ø  Dalam 1 kali produksi berapa banyak daun the yang dibutuhkan ?
Ø  Bagaimana oroses pembuatan sosro?
Ø  Bagaimana carapengemasanya? (botol/kemasan kotak)
Ø  Bahan pengawet apa yang digunakan supaya the sosro dapat bertahan dalam jangka waktu tertentu?
Ø  Pada umumnya  the botol sosro dapt bertahan lama?? (terutama dalam kemasan botol)
Ø  Apa informasi gizi yang terkandung pada the  sosro?
Ø  Bagaimana pendistribusiaanya?
Ø  Bolehkah konsumun langsung membeli ke pabrik?
Ø  Apakah pemasarannya hingga keluar bali?
Ø  Dimana kah tujuan utama pemasaran?
Ø  Apkh ini satu-satunya cabang perusaan the sosro di bali atau ada di daerah lain?
Ø  Bagaimanakah kiat perusaan dalam menghadapi persaingan mengingat banyak produk serupa di pasaran?

1.3 Tujuan excursion
1.2.2          Tujuan umum :
Tujuan umum hendak di capai melalui kegiatan excurcsion :
Ø  Siswa memiliki sifat menghargai dan berani memakai produk asli negara indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas SDM indonesia.
Ø  Siswa dapat membuat karya tulis secara sistem matis
Ø  Siswa memiliki kemampuan melakukan kegiatan wisata secara efektif, efisien ,dan bertanggung jawab



1.2.3          TUJUAN KUSUS
Tujuan khusus yang hendak dicapi ditiap tempat tujuan excursion sebagai berikut:
Ø  Untuk mengetahui kapan pertama kali PT SOSRO berdiri.
Ø  Untuk mengetahui Di manakah alamat kantor pusat PT .SOSRO .
Ø  Untuk mengetahui Apa alasanya memilih nama PT.sosro.
Ø  Untuk mengetahui Siapa memimpin pt sosro pertama kali dan siapa pemimpin yang sekarang .
Ø  Untuk mengetahui Pada tahun berapa pt sosro membuka cab. Di bali dan siapa pemimpin cab. Di bali .
Ø  Untuk mengetahui Apa alasan memilih kawasan gianyar .
Ø  Untuk mengetahui Di mana memperoleh daun teh .
Ø  Untuk mengetahui Bagaimana kriteria kawasan di bali bisa ditanami tanaman teh dapat tumbuh dengan baik .
Ø  Untuk mengetahui Apakah kawasan  di bali bisa di Tanami tanaman teh?.
Ø  Untuk mengetahui Bagaimana standar  daun teh yang di olah .
Ø  Untuk mengetahui Bagaimana proses sebelum daun teh diolah.
Ø  Untuk mengetahui Dalam 1 kali produksi berapa banyak daun teh yang dibutuhkan .
Ø  Untuk mengetahui Bagaimana oroses pembuatan sosro.
Ø  Untuk mengetahui Bagaimana cara pengemasanya? (botol/kemasan kotak).
Ø  Untuk mengetahui Bahan pengawet apa yang digunakan supaya teh sosro dapat bertahan dalam jangka waktu tertentu.
Ø  Untuk mengetahui Pada umumnya  teh botol sosro dapat bertahan lama?? (terutama dalam kemasan botol).
Ø  Untuk mengetahui Apa informasi gizi yang terkandung pada teh  sosro.
Ø  Untuk mengetahui Bagaimana pendistribusiaanya.
Ø  Untuk mengetahui Bolehkah konsumen langsung membeli ke pabrik.
Ø  Umtuk mengetahui Apakah pemasarannya hingga keluar bali.
Ø  Untuk mengetahui Dimana kah tujuan utama pemasaran.
Ø  Untuk mengeahui Apakah ini satu-satunya cabang perusaan teh sosro di bali atau ada di daerah lain.
Ø  Untuk mengetahui Bagaimanakah kiat perusahaan dalam menghadapi persaingan mengingat banyak produk serupa di pasaran.

1.4 Manfaat Kegiatan Excursion

Bagi Penulis
Ø  Lebih mengenal dan lebih dekat lagi proses sejarah pembuatan dan pendistribusian produk Teh Botol sosro.
Ø  Meningkatkan kemampuan pengumpulan informasi serta merumuskannya dalam bentuk karya tulis.
        Bagi Sekolah
Ø  Sekolah dapat meningkatkan pengalaman dalam proses pembelajaran di luar sekolah, untuk pengembangan program dimasa yang akan datang.
Ø  Sekolah dapat lebih dikenal khususnya oleh lembaga yang dikunjungi.

BAB 2
PEMBAHASAN


2.1. SEJARAH  TEH  DI  DUNIA
                Selama ribuan tahun, bangsa Cina meminum teh untuk kesehatan dan kenikmatan. Tidak seorangpun tahu apa yang menyebabkan mereka tertarik dengan daun hijau serta mengkilap dari Camellia sinensis , tetapi legenda popular dapat memberi pengetahuan kepada kita. Pada suatu hari, ketika Kaisar Shen Nung akan minum air mendidih, beberapa daun dari pohon yang menjuntai tertiup angin dan jatuh di panci berisi air mendidih tersebut. Sang Kaisar ingin tahu dan memutuskan untuk mencicipi air rebusan yang tidak menyerupai minuman tersebut. Kaisar menemukan air rebusan itu sedap dan menyegarkan tubuh.
Mitologi lain dari Jepang mengenai biarawan yang bertapa, Bodhidharma, menjelaskan bagaimana ia membuang kelopak matanya yang berat ke tanah karena merasa frustasi tidak mampu untuk tetap terjaga. Pohon teh tumbuh dimana ia membuang kelopak matanya. Dedaunan dari pohon yang baru tumbuh ini secara ajaib menyembuhkan kepenatannya.

RIWAYAT  PT.  SOSRO

SOSRO merupakan pelopor produk teh siap minum dalam kemasan yang pertama di Indonesia. Nama SOSRO diambil dari nama keluarga pendirinya yakni SOSRODJOJO.

Tahun 1940, Keluarga Sosrodjojo memulai usahanya di sebuah kota kecil bernama Slawi di Jawa Tengah. Pada saat memulai bisnisnya, produk yang dijual adalah teh kering dengan merek Teh Cap Botol dimana daerah penyebarannya masih di seputar wilayah Jawa Tengah.

Tahun 1953, Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke ibukota Jakarta untuk memperkenalkan produk Teh Cap Botol yang sudah sangat terkenal di daerah Jawa Tengah.

Perjalanan memperkenalkan produk Teh Cap Botol ini dimulai dengan melakukan strategi CICIP RASA (product sampling) ke beberapa pasar di kota Jakarta.


Awalnya, datang ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Teh Cap Botol dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat.
Setelah seduhan tersebut siap, teh tersebut dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar. Tetapi cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan proses penyajiannya terlampau lama sehingga pengunjung di pasar yang ingin mencicipinya tidak sabar menunggu.

Cara kedua, teh tidak lagi diseduh langsung di pasar, tetapi dimasukkan kedalam panci-panci besar untuk selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Lagi-lagi cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa, sebagian besar tumpah dalam perjalanan dari kantor ke pasar. Hal ini disebabkan pada saat tersebut jalanan di kota Jakarta masih berlubang dan belum sebagus sekarang.

Akhirnya muncul ide untuk membawa teh yang telah diseduh di kantor, dikemas kedalam botol yang sudah dibersihkan. Ternyata cara ini cukup menarik minat pengunjung karena selain praktis juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak seperti cara sebelumnya.

Pada tahun 1969 muncul gagasan untuk menjual teh siap minum (ready to drink tea) dalam kemasan botol, dan pada tahun 1974 didirikan PT SINAR SOSRO yang merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia.

Model botol untuk kemasan Tehbotol Sosro mengalami tiga kali perubahan yakni : 


1. Botol Versi I
Dikeluarkan pada tahun 1970 dengan merek TEHCAP BOTOL SOFT DRINK SOSRODJOJO

2. Botol Versi II
Dikeluarkan pada tahun 1972 dengan merek TEH CAP BOTOL (dengan penulisan ”CAP” lebih kecil, sehingga orang lebih membaca TEH BOTOL), selain itu Penulisan Soft Drink dihilangkan, dan tulisan TEH BOTOL diganti dengan warna merah putih yang menggambarkan produk asli Indonesia. Penulisan Sosrodjojo juga disingkat menjadi SOSRO dalam logo bulat merah.

3. Botol Versi III
Pada tahun 1974, terjadi perubahan design botol yang ke-III. Design botolnya tidak seperti botol versi I & II. Dengan bentuk botol yang baru dan perubahan pada penulisan merk TEHBOTOL SOSRO pada kemasannya. Design botol ke-III ini diperkenalkan seiring dengan didirikannya pabrik PT. SINAR SOSRO yang pertama di daerah Cakung, Jakarta.

Bisnis SOSRO sampai dengan saat ini sudah dijalankan oleh tiga Generasi SOSRODJOJO yakni :
  • Generasi Pertama (Pendiri Grup Sosro) :
o    Bapak Sosrodjojo (Alm.)
  • Generasi Kedua
o    Bapak Soemarsono Sosrodjojo (Alm.)
o    Bapak Soegiharto Sosrodjojo
o    Bapak Soetjipto Sosrodjojo
o    Bapak Surjanto Sosrodjojo
  • Sejak awal tahun 1990, bisnis ini telah mulai dikelola oleh cucu Bapak Sosrodjojo atau dapat juga disebut dengan Generasi Ketiga
  • a. Teh Botol
    1. Proses Pemasakan Teh Manis Cair

    Universitas Sumatera Utara Air tanah, sebagai bahan baku utama, diambil dari kedalaman ± 200 m di bawah tanah kemudian disterilkan melalui proses water treatment. Air yang mengalami proses water treatment mengalami tiga perlakuan yaitu air disaring dengan pasir kuarsa di tanki 1, kemudian dialirkan ke tanki 2 yang berisi karbon, setelah itu dimasukkan ke tanki 3 yang berisi softener. Setelah melalui proses water treatment, air dimasak hingga 100oC. Air panas tersebut dialirkan ke tanki teh untuk menyeduh teh wangi yang telah dimasukkan ke dalam tanki teh. Air panas juga dialirkan ke tanki yang berisi gula untuk melarutkan gula menjadi sirup gula. Setelah diseduh, teh dialirkan ke tanki  untuk memisahkan ekstrak teh dari ampas teh. Dari tanki  ekstrak teh dialirkan ke tanki pencampuran. Hasil campuran antara ekstrak teh dan sirup gula menjadi teh manis cair yang siap diisi ke dalam botol melalui mesin filler.

    Salah satu cabang pt.sosro ada di Gianyar,karena daerah ini cukup srategis untuk perlntasan kendaraan truk pengangkut the botol karena jika ada di kota denpasar maka hukum yang berlaku tidak memperbolehkan kendaraan berat melintasi jalan perkotaan.

    Pt sinar sosro memperoleh daun tehnya dari jawa. Criteria kawasan yang cocok untuk menanam teh adalah  tempat dataran tinggi dengan suhu yang sejuk.
    Standar daun teh yang akan diolah adalah daun teh yang diambil hanya 2 sampai 3 helai daun di pucuk pohon teh .Dalam produk teh botol sosro tidak menggunakan bahan pengawet apapun diantaranya tidak menggunakan 3P yaitu Pengawet,Pewarna dan Pemanis.Pada umumnya teh botol sosro tidak akan bertahan sampai satu hari, akan tetapi jika tutup botolnya masih tersegel rapat maka akan dapat bertahan lama.Jadi kunci utama keawetan teh botol ada di tutupnya.Tujuan pemasaran Pt sinar sosro Gianyar hanya di sekitar bali saja.
    Pabrik sosro di Gianyar bukan satu- satunya cabang perusahaan teh sosro,melainkan adadi daerah-daerah lain seperti :
       PT. Sinar Sosro Cakung (kantor Pusat), Cakung – Jakarta Timur.  PT. Sinar Sosro Pabrik Tambun, Bekasi – Jawa Barat.  PT. Sinar Sosro Pabrik Cibitung, Jawa Barat.  PT. Sinar Sosro Pabrik Unggaran, Semarang – Jawa Tengah.  PT. Sinar Sosro Pabrik Gresik, Surabaya – Jawa Timur.  PT. Sinar Sosro Pabrik Pandeglang, Banten.  PT. Sinar Sosro Pabrik Gianyar, Gianyar – Bali.  PT. Sinar Sosro Pabrik Deli Serdang, Tanjung Morawa – Sumatera Utara.  PT. Sinar Sosro Palembang.


    BAB 3
    PENUTUP
    3.1 KESIMPULAN:
          Dari hasil laporan kami di atas dapat disimpulkan bahwa kita perlu menghargai dan menggunakan produk-produk asli Indonesia dalam meningkatkan kualitas SDM indonesia
          SARAN             :
           Bila perlu agar banyak produk Pt Sosro dan lainnya  Indonesia disebarkan ke seluruh dunia  agar keuntungan  Negara semakin meningkat  dan Indonesia semakin terkenal di manca negara


    Dengan ini kami membuat laporan tugas excursion (dalam bentuk deskripsi dari berbagai macam pertanyaan), dan kami minta maaf sebesar- besarya jika ada kata yang kurang berkenan.Sebelumnya kami  berterima kasih kepada  panitia sekolah yang sudah melaksanakan excursion, Ibu kepala sekolah , Bapak wali kelas VIII e, dan teman-teman semua. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar